Budaya Hindu di Nusantara
Hindu Culture tradisi dan praktik keagamaan Hindu di Nusantara, yang tidak hanya terbatas pada Bali, tetapi juga mencakup keragaman di daerah seperti Jawa, Tengger, Kalimantan, Sulawesi, dan Maluku.
Website ini bertujuan untuk mendokumentasikan, menyebarkan, dan melestarikan berbagai bentuk Hindu Culture yang ada di Indonesia. Pengguna dapat mengakses informasi tentang upacara, perayaan, adat, nilai-nilai, dan filosofi Hindu. Dengan harapan memperkenalkan kekayaan dan keberagaman praktik Hindu, website ini juga berfungsi untuk mengedukasi masyarakat dan menghilangkan stereotip bahwa Hindu identik hanya dengan Bali.
Pengelola Website
Kelompok 1
Mahasiswa Ilmu Komunikasi Hindu
Angkatan 2022
STAH Dharma Nusantara Jakarta
Perayaan Hari Raya Galungan dan Kuningan Umat Hindu di Tengger, Jawa Timur.
Upacara agama Hindu di Tengger, yang terletak di lereng Gunung Bromo, memiliki tradisi spiritual yang kaya dengan nilai-nilai budaya dan filosofi mendalam, berbeda dari upacara di Bali. Salah satu upacara besar adalah Hari Raya Galungan, yang dimulai dengan persiapan teliti dalam pembuatan sesaji khas Tengger, menggunakan bahan lokal seperti buah-buahan segar dan nasi tumpeng. Upacara dimulai dengan mupuk pedagingan untuk menghormati leluhur, dilanjutkan dengan penyucian oleh pemangku adat, dan diakhiri dengan potong tumpeng sebagai simbol syukur atas hasil bumi. Elemen penting dalam upacara ini termasuk sesaji yang melambangkan hubungan harmonis antara manusia, alam, dan Tuhan, serta perlengkapan ritual seperti lontar. Perbedaan mencolok antara Tengger dan Bali terletak pada penggunaan banten yang lebih sederhana di Tengger dan lokasi upacara yang dilakukan di pura-pura di lereng gunung. Menurut Bapak Sunarto, selaku Ketua POKDARWIS Desa Ranupani, menyampaikan bahwa “upacara Galungan juga mengingatkan pentingnya hidup berdampingan dengan alam. Secara keseluruhan, upacara ini mengajarkan rasa syukur terhadap alam dan leluhur, mencerminkan nilai-nilai kehidupan yang harmonis”.
